Dunia usaha khususnya dalam bidang kuliner untuk saat ini mengalami perkembangan yang semakin pesat, terbukti dengan banyaknya makanan yang bermunculan dengan rasa bervariasi dan beraneka ragam. Makanan yang enak dan bergizi tidak harus mahal salah satunya adalah puding. Masyarakat Indonesia pada umumnya cenderung memilih makanan yang siap saji, murah, dalam jumlah banyak, enak dan juga menarik. Aneka kreasi puding sudah cukup familiar dikalangan masyarakat Indonesia, berbagai varian rasa mulai dari puding coklat, puding buah, puding susu, sampai inovasi baru puding cake, selalu laris manis diserbu konsumen sebagai makanan penunda lapar dan hidangan penutup disetiap kesempatan, puding juga merupakan makanan yang cocok untuk waktu santai. Hampir semua kalangan menyukai makanan ini. Puding juga sangat bagus untuk kesehatan. Peluang inilah yang bisa dimanfaatkan menjadi alternatif tepat untuk memulai sebuah usaha kecil dari dapur rumah. Usaha makanan ini cukup menjanjikan karena banyaknya penggemar makanan kecil sederhana, lezat dan tidak mengandung banyak karbohidrat sehingga baik untuk kesehatan.
Kami hadir untuk memberikan solusi memunculkan sebuah produk makanan sehat berupa puding dengan kombinasi buah-buahan yang memiliki kandungan serat dan gizi yang cukup sehingga bermanfaat bagi konsumen. Puding ini terbuat dari bahan makanan yang alami, segar, tanpa pemanis buatan dan bahan pengawet.
A. Sejarah Puding
Sejarah puding diawali dari Perancis, pada istilah “boudin” yaitu sosis darah. Sedangkan dari Bahasa Latin “botellus” atau sosis kecil. Kemudian sebutan pudding, sering digunakan di zaman pertengahan Eropa, untuk sajian yang terbuat dari daging yang dibungkus. Puding manis mulai berkembang pada abad ke-17 dimana ada 2 varian yakni gurih dan manis, adapun pembuatannya dilakukan dengan cara direbus dalam kantong khusus (cetakan). Kala itu hidangan puding biasa dimakan dengan tambahan mentega dan tentu saja sangat populer serta sudah menjadi makanan masyarakat umum di abad-17 tersebut.
Sementara di abad ke-19 puding masih diolah dengan cara direbus namun menghasilkan tekstur yang mirip seperti kue. Biasanya hidangan ini hanya disajikan saat hari raya Natal. Bahkan masih di abad ke-19 juga, di Amerika, tercipta hidangan custard yang mirip dengan puding. Hidangan Romawi Kuno berbahan dasar telur.
B. Manfaat Puding
Puding mengandung beberapa komponen gizi, seperti serat, vitamin dan mineral, protein dan kalsium. Sehingga, manfaat puding antara lain, sebagai berikut:
Membantu melancarkan proses metabolisme di dalam tubuh. Baik untuk dikonsumsi penderita atau pasien obesitas. Cocok juga untuk diet, karena mengandung serat yang berasal dari rumput laut, untuk membantu menurunkan berat badan dan memberi efek kenyang lebih lama. Meningkatkan metabolisme dalam tubuh, yang membuat pembakaran lemak dan kalori lebih efektif dan cepat. Menurunkan dan menstabilkan kadar kolesterol dalam darah. Baik untuk memenuhi kebutuhan kalsium pada anak.
Mengandung antioksidan yang baik dalam melawan radikal bebas serta menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Membantu meningkatkan imunitas atau daya tahan tubuh. Bahan Pembuat Puding
Puding berasal dari bahan baku yang dikukus, direbus maupun dipanggang. Umumya, bahan utama dari puding adalah tepung maizena maupun tapioka, telur atau susu. Puding dibuat dengan beberapa bahan, yaitu:
Tepung (maizena, hunkwe, custard, jagung, kentang), Telur,Krim (kental, heavy), Susu cair (segar, pasteurisasi atau UHT) atau susu kental manis, Agar-agar,Gelatin, Chocolate (dark atau white cooking), Santan, Gula,Krim keju,Tapai ketan keju (sebagai kondimen),Rum,Essens vanili,Fla atau buah-buahan (sebagai hiasan atau bahan pelengkap)
C. Macam – Macam Puding Populer di Dunia
Ada beberapa macam puding seperti puding gurih Yorkshire (disantap dengan sapi panggang dalam menu makan siang), puding ginjal dan puding hitam (hidangan musim dingin). Di Eropa, ada 5 puding yang paling populer dan tentunya enak, di antaranya adalah:
1. Panna Cotta
Panna Cotta adalah puding dari Italia, berbahan gelatin, krim, vanila dan gula. Disajikan saat puding dingin (dari lemari es), dengan tambahan buah atau saus buah, biasanya kelompok beri-beri, seperti blueberrie, rasberrie, strowberry.
2. Rote Gruetze
Rote Gruetze adalah puding dari Jerman Utara, Denmark dan beberapa negara di Skandinavia. Berbahan tepung maizena atau bisa tepung kentang, disajikan dengan krim (krim kocok), susu dan saus vanila.
3. Sticky Toffee Pudding (STP)
Sticky Toffee Pudding adalah puding terpopuler di Inggris, berbahan cincangan halus kurma, menghasilkan puding mirip bolu yang teksturnya sangat moist. Disajikan dengan es krim vanila, atau vanilla custard.
4. Arroz Con Leche
Arroz Con Leche adalah puding dari Spanyol, dari nasi, gula, susu, batang kayu manis sebagai penyedap, kulit lemon atau jeruk, bahkan ada yang memberinya alkohol.
5. Tourgoule
Tourgoule adalah puding yang berasal dari Perancis. Bahan bakunya beras, dengan campuran susu, gula dan kayu manis atau pala.
Adapun jenis – Jenis Puding (Berdasarkan Bahan Baku) Jika dilihat dari bahan baku dan cara membuatnya, puding dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:
1. Puding Roti
Ada juga yang menggantinya dengan tepung beras. Puding dimasak dengan merebus, memanggang atau dikukus. Hanya saja puding jenis ini biasanya mudah hancur, lebih lembab serta memiliki potongan mirip kue bolu. Contohnya adalah puding roti, berbahan roti tawar yang dibuat dengan dikukus, atau dipanggang.
2. Puding telur
Dibuat dari kuning telur lalu tambahkan bagian putihnya, kemudian dikocok. Puding telur biasanya disimpan dalam lemari es dahulu, baru disajikan pada keadaan dingin dengan cocktail buah maupun saus buah.
3. Puding Maizena
Bahannya tepung maizena yang dicampur dan dikentalkan dengan perasa tambahan, gula dan susu. Puding maizena dibuat dengan perebusan, lalu dimasukkan dalam cetakan untuk disimpan sementara dalam lemari es. Biasanya dinikmati bersama fla atau saus buah.
4. Puding berbahan pengental
Bahan pengental yang digunakan misalnya tepung maizena (tepung aci), agar-agar maupun gelatin. Puding dibuat dengan merebus bahan sampai mendidih.
5. Bread Pudding
Puding roti khas Inggris disajikan saat sarapan pagi. Berbahan dari roti dioles dengan butter, bertabur kismis. Dituangkan juga kocokan telur, susu, gula, vanila dan rum.
6. Puding Agar-Agar
Berbahan baku agar-agar, yang nantinya menghasilkan puding beku. Bahan lain yang digunakan adalah cocktail, potongan buah, cokelat, biskuit hingga kopi. Disantapnya dengan fla atau saus cokelat.
7. Puding Jelly
Bahan bakunya dari jelly bubuk, bisa juga diberi buah-buahan serta dibuat dengan perebusan.
8. Puding Krim Susu
Dibuat dari gelatin sehingga menghasilkan puding beku, tetapi kenyal dan lembut.
9. Yorkshire Pudding
Inilah puding gurih yang berasal dari Inggris. Berbahan baku sapi panggang, sehingga bukan berperan sebagai dessert. Yorkshire disajikan dengan keju.
10. Cantonese Pudding
Puding yang banyak ditemukan di Cina atau Hongkong. Seperti Almond dan Mango Pudding, yang biasanya disajikan dengan cocktail maupun buah lainnya.
11. Silky Pudding
Puding silky menjadi jenis yang paling modern atau kekinian. Teksturnya lebih ringan dan soft daripada bread pudding atau Panna Cotta. Silky pudding berbahan baku jelly, agar-agar, gula dan susu.
12. Puding Buah
Selain silky pudding, puding buah juga digemari masyarakat saat ini. Selain menyehatkan karena serat, puding ini berisi beberapa buah segar yang juga menyehatkan. Proses pembuatannya pun mudah sehingga cocok juga untuk anak-anak yang kurang suka dengan buah dalam bentuk utuh.
D. Bahan
1. Agar agar 2 bungkus
2. Air 550ml
3. Susu UHT 250ml
4. Susu kental manis 2 sachet
5. Buah naga 1 buah
6. Gula pasir 1/4
7. Cup pudding 50 pcs
E. Proses pembuatan
1. siapkan semua bahan
2. hancurkan ½ buah naga sampai hancur boleh di tumbuk atau di blender
3. siapkan wadah, masukan 6 sdm gula pasir 4. tambahkan ½ bungkus agar-agar plain hijau untuk lapisan bawah
5. tambahkan 400ml air untuk lapisan bawah/pertama
6.tambahkan 1sachet susu kental manis putih, campur buah naga yang sudah dihancurkan lalu aduk hingga merata, selanjutnya masak bahan puddingnya diatas kompor menggunakan api kecil. sambil di aduk, jika sudah mendidih matikan api kompor lalu aduk sebentar untuk menghilangkan uap panas, sambil menunggu pudding agak dingin siapkan cup pudding yang berukuran 90ml, gunakan 2 cup pudding lalu yang satu disimpan diatas cup yang satunya lagi, cup yang berada diatas dimiringkan.
8. Tuangkan pudding kedalam cup masukan setengah cetakan saja lakukan sampai puding buahnya habis, sambil menunggu pudding lapisan bawah dingin lalu buatlah pudding susu bagian atas.
9. Untuk membuat pudding susu lapisan atasnya lakukan cara seperti membuat pudding bagian bawah. Namun, pembuatan pudding yang ini tidak menggunakan buah naga, melainkan campuran dari agar-agar putih dan susu UHT, setelah pudding susunya mendidih matikan kompor lalu aduk hingga uap panas nya hilang. Lalu kemudian pudding susunya tuangkan diatas pudding lapisan bawah yang sudah dibuat tadi sampai menutup permukaan lapisan bawah pudding,lakukan sampai pudding susunya habis, setelah itu berikan potongan buah naga asli yang dipotong kotak-kotak lalu simpan diatas pudding susu tadi, tunggu hingga puding mengeras dan dingin. Jika ingin rasanya lebih nikmat dan segar masukan kedalam lemari es dan pudding siap untuk di santap.
F. Kesimpulan
Dragon fruit pudding merupakan suatu jenis makanan yang kami buat dengan menggunakan agar-agar dan campuran dari buah naga, dragon fruit pudding ini juga bisa dijadikan sebagai makanan penunda lapar dan hidangan penutup. Hampir semua kalangan menyukai makanan ini, karna puding merupakan salah satu makanan yang cocok dimakan pada waktu santai. Hal ini tentunya dapat menarik konsumen karena produk puding yang kami hasilkan tidak hanya enak dimakan tetapi juga memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.
Peluang usaha rumahan dijamin cuan
Add new comment
- 27 views